Contoh Cerpen : "Cinta Segi Lima"




Cinta Segi Lima


Pemeran : Rahvi Nazal (39) : Ryan
Rara Rastri (30) : Ririn
Slamet Riyadi (33) : Simon
Rika (31) : Rina
Teguh I. P. (34) : Tam-tam
Vani Irawan (36) : Vani
Siti S. (32) : Santi
Umi S. (35) : Ulin

Narator : Veri S. (37)
Yunita Sari (38)



Suatu pagi disalah satu Sekolah Menengah Atas kawasan Jakarta Utara terdapat dua sahabat yang bersama pergi kekantin. Setelah sampai kekantin kedua sahabat memesan minuman yang mereka sukai. Setelah itu sambil menghabiskan minuman mereka mengerumpi tentang game dan saat itu pula terdapat salah satu dari sahabat itu yang melihat salah satu siswi yang sangat teramat cantik.

Ryan : “Aduh capek bener hari ini. Hampir semua mapel ulangan semua”
Simon : “Iya yan. Ditambah PR dan tugas yang banyak pula”
Ryan : “Hadeh gimana PR Fisika nya sudah selesai?”
Simon : “Belum lah, baru kemarin disuruh kok langsung dikerjain ”
Ryan : “(Sambil melirik perempuan) Biar enteng bro !”
Simon : “Iya sih tapikan......”
Ryan : “Eh mon liat cantik ya perempuan itu hahaha”
Simon : “Biasa yan . Suka sono minta nomor HP nya”
Ryan : “Eiit ntar dululah hahaha”



Setelah Ryan melihat perempuan itu, Ryan mulai mencari identitas perempuan itu tadi. Ryan dengan gigih berjuang karena ia yakin jika sayangnya hanya untuknya. Disamping itu Simon biasa saja dan Simon dimintai bantu untuk mengumpulkan identitas dari perempuan itu.


Setelah Ryan dan Slamet mengumpulkan informasi dari perempuan itu diketahui bahwa perempuan itu bernama Rina. Rina bersahabat sejak kecil dengan Ririn (Rara) dan Vani. Mereka bertiga sangatlah pandai dan sopan dengan guru. Malam minggu mereka bertiga jalan jalan ke mall dan beli makanan dikafe mall tersebut. Tanpa sengaja Ryan, Slamet bertemu dengan 3 Sahabat itu di kafe. Timbullah percakapan disana.


Vani : ”Bagaimana kafe disini nyaman dan enakkkan?”
Ririn : “Lumayan tapi ada yang kurang apa ya?”
Rina : “Mikirin siapa hayo? Anak IPA 1 itukan?”
Ririn : “Ssst ah jangan ember, la yang satu itu bagaimana rin?”
Rina : “Ssst diam dulu itu lho mereka disana, kayakknya mau kesini?”
Vani : “E yang diharepin datang juga”
Ririn & Rina : “Diem...!!!!!”
Simon : “Eh Ririn, Rina Vani juga ada disini”
Rina : “Ya jelas lah, Sini kumpul sama kami”


Sejak saat itu kelima orang itu bersahabat dan timbul rasa yang tak wajar. Namun terdapat gangguan yang timbul pada kelima bersahabat itu karena kedatangan 3 Preman kelas yang salah satunya suka dengan Ryan. Siang hari setelah bel pulang sekolah berbunyi kelima bersahabat itu kumpul di kantin langganan. Namun terdapat 3 preman kelas yang sengaja mengganggu kelima sahabat.


Vani : “Hahh selesai juga tugas Bahasa Indonesianya”
Rina : “Iya, akhirnya drama nya selesai dinilai juga”
Ryan : “Eh besok matematika kelaskku ulangann aduh....”
Ririn : ”Sama yan, untung kamu ing......” (Jatuh karena sengaja disenggol)
Santi : “Eh maaf Rin ndak sengaja, tapi kamunya ndak punya mata juga sih!!”
Tam” : ”Makanya kalo punya mata dipakai bukannya hanya dipasang”
Simon : “Jelas-jelas kamu yang nabrak kenapa dia yang salah?”
Ulin : “Masalah buat lo”
Tam” : “Ngajak ribut kamu Mon?”
Ryan : “Hei sudah-sudah kita pergi dari sini”
Santi : “Ryan jangan pergi dulu duduk sama Santi dulu”
Ryan : “Maaf San kapan-kapan saja, Terima Kasih.”


Sejak kejadian itu timbullah permusuhan kelima sahabat dengan ketiga preman kelas itu. Selain itu terdapat kecurigaan Rina terhadap Simon yang mempunyai rasa dengan Ririn. Begitu juga Ryan, dia juga curiga kenapa perhatian yang diberikan Rina kesimon tak sama dengan perhatian yang diberikan terhadapnya. Saat akan Upacara Santi menyembunyikan topi Rahvi ke tas Ririn yang sekelas dengannya. (Memerankan terlebih dahulu). Setelah upacara selesai Ryan curiga siapa yang menyembunyikan topinya. Santi pun mencari membantu dan akhirnya topi Ryan ditemukan di tas Ririn. Ryan pun tak menyangka dan syok. Setelah kejadian itu kelima sahabat tak seperti yang dulu. Dan Ryan pun akhirnya jadian dengan Santi, sedangkan Simon jadian dengan Ririn.


Ryan : “Eh itu Simon dan Ririn kita suruh gabung yuk”
Santi : “Sudahlah mereka kan sudah jadian dan Ririn juga kamu tahu orangnya seperti Apa”
Vani dan Ryan : “Haah jadian sejak kapan?”
Ulin : “Setahukku sejak 2 minggu yang lalu”
Ryan : “Aku tidak percaya” (Dengan rasa yang mengganjal)


Disamping itu Rina yang menyukai Simon sangatlah tersiksa batinnya karena Simon akhirnya jadian dengan Ririn. Vani sahabatnya mencoba menghibur Rina.

Vani : “Rin jangan sedih seperti itu”
Rina : “Sisiapa yang sedih coba” (Mengusap mata)
Vani : “Ada apa Rin? Ceritalah?”
Rina : “Bagaimana ya Van aku itu sebenarnya suka dengan Simon tetapi kenapa malah jadian dengan Ririn”
Vina : ”Sudahlah jodoh tidak kemana kok”
Rina : (Mengangguk)

Setelah 2 bulan berjalan hubunbgan antara Simon dengan Ririn dan Ryan dengan Santi timbullah konflik sehingga kedua pasangan itu putus. Ryan pun juga curiga dengan Santi atas perlakuan Santi kepada Ririn. Sebelum Ryan jadian, Ririn sangatlah baik dengan Ryan, Ririn dan Ryan saling menaruh perhatian pada waktu itu. Timbullah rasa bersalah Ryan sehingga mendorong Ryan meminta maaf kepada Ririn. Begitu juga Simon, dia selama jadian dan akhirnya putus dengan Ririn, Rina sering menghindar. Padahal dulu Rina sengatlah perhatian kepada Simon. Tanpa sengaja mereka berempat menjadi panitia Lomba acara kartinian disekolah nya dan sama-sama menjadi Sie Konsumsi. Merka berempat dituntut untuk kompak.
Saat keempat sahabat itu memesan pesanan untuk konsumsi timbullah rasa utnuk meminta maaf Simon dan Ryan kepada Rina dan Ririn.

Simon : “Semoga pesannanya seperti apa yang diharapkkan”
Ryan : “Amin”

5 menit kemudian
Ryan dan Simon : S ”Rina aku mau minta maaf sama kamu?”
R “Ririn aku mau minta maaf sama kamu?” Ririn dan Rina : “Soal apa?” Ryan dan Simon : “Iya aku mau minta maaf soal perlakuanku terhadapmu selama ini” Ririn dan Rina : “Iya aku maaf kan deh”
Lama kelamaan Timbul kembali rasa suka Rina kepada Simon dan Ryan kepada Ryan. Merekapun akhirnya jadian dan menjadi sahabat selamanya. Dan semua sahabat dan preman kelasnya dulu minta maaf dengan mereka. Sampai lulus pun mereka tetap melanjutkan hubungannya hingga sampai dewasa dan akhirnya kepelaminaan.
Previous
Next Post »
Thanks for your comment